Disamping mempunyai tanggung jawab dan kewajiban untuk menjalankan kelembagaan peranan manajer umum dalam fungsinya ternyata juga mempunyai nilai yang potensial untuk terjadinya kesalahan yang bisa dijalankan dengan jabatannya. Kesalahan yang sering terjadi diantaranya adalah berperannya nilai-nilai subyektifitas dalam pengambilan keputusan.
Ini sangat dimungkinkan karena lemahnya kontrol baik dari pengurus atau pengawas manajemen atau juga dari pengelola yang secara hierarkhi memang di bawah manajer utama atau peran anggota yang merasa dimanjakan oleh keputusan manajemen sehingga terlena dengan kemelencengan yang dilakukan oleh manajer umum. akan tetapi di natara lemahkan kontrol tersebut yang paling berperan besar timbulnya terjadi kesalahan tersebut adalah dari manajar umum sendiri yang tidak mengkontrol meski dalam sebuah lembaga keuangan telah ada kaidah yang harus terpenuhi untyuk kesehatan lembaga.
Pelemahan kontrol dari pengurus atau pengawas diantaranya adalah intensitas pengawasan dan perasaan yang engan untuk menegur manajer umum atau kenyamanan akan keadaan yang dirasa sudah selayaknya memang begitu. Padahal ini merupakan kesalahan yang bisa mendorong terjadinya hal yang tidak produktif terhadap jalannya kelembagaan. Pun demikian jika terjadi egosentris manajemen
Ini sangat dimungkinkan karena lemahnya kontrol baik dari pengurus atau pengawas manajemen atau juga dari pengelola yang secara hierarkhi memang di bawah manajer utama atau peran anggota yang merasa dimanjakan oleh keputusan manajemen sehingga terlena dengan kemelencengan yang dilakukan oleh manajer umum. akan tetapi di natara lemahkan kontrol tersebut yang paling berperan besar timbulnya terjadi kesalahan tersebut adalah dari manajar umum sendiri yang tidak mengkontrol meski dalam sebuah lembaga keuangan telah ada kaidah yang harus terpenuhi untyuk kesehatan lembaga.
Pelemahan kontrol dari pengurus atau pengawas diantaranya adalah intensitas pengawasan dan perasaan yang engan untuk menegur manajer umum atau kenyamanan akan keadaan yang dirasa sudah selayaknya memang begitu. Padahal ini merupakan kesalahan yang bisa mendorong terjadinya hal yang tidak produktif terhadap jalannya kelembagaan. Pun demikian jika terjadi egosentris manajemen
0 komentar:
Posting Komentar